Minggu, 23 November 2014
FF "Complicated and Wonders"
Author : Eka Nofita
Cast :
ü Baekhyun
ü Choi Minji
ü Chen
Genre : Sad
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
Seoul, 1 Desember 2014
Sebut saja aku si 'Bad boy Baekhyun' para wanita biasanya memberikan embel² itu karena masalah sepele-itu menurutku-
Kuakui aku tampan, cerdas, berasal dari keluarga berada, suaraku juga lumayan, dan intinya aku PLAYBOY :o
Dalam menjalani suatu hubungan dengan orang lain, aku sangatlah cepat bosan, efek sampingnya/? aku jadi seorang Playboy sejati/? Hampir 90% perempuan di sekolah ini-Daehwa High School- adalah mantan kekasihku. Aku memecahkan rekorkan/? XD
Itu karna aku tidak tau apa itu cinta?
Bagaimana rasanya mencintai seseorang?
Bagaimana rasa dicintai seseorang?
Bagaimana cara mencintai seseorang?
Itu semua aku tidak tau betapa payahnya aku
Aku pernah bertanya kepada sahabatku Chen yg sudah berpengalaman dalam urusan bercinta..
"Rasa cinta itu tumbuh dengan sendirinya tanpa adanya paksaan. Dengan memandangnya dan merasakan, maka rasa itu akan tumbuh tanpa kau ketahui" begitulah katanya-Chen- dan sampai saat ini aku belum pernah mendapatkan rasa itu.
"Tapi manusia sepertimu, akan merasakan rasa itu dengan cara yg berbeda. Merasakan rasa itu dengan penuh kepedihan"
ujarnya lagi. Serumit itukah dunia percintaan? Aku tdk percaya
"Tuhan akan mengutukmu !!"
ingin rasanya aku sumpel mulutnya itu setelah mengucapkan kalimat itu
Dan pada akhirnya aku dipertemukan dengan perempuan yg berhasil mencuri hatiku, dia Choi Minji..
Masih terngiyang wajahnya yg cantik, senyumnya yg luar binasa/?, rambut panjangnya yg berwarna coklat. Dia benar² telah membuatku gila
Pertama kali kami bertemu saat kami bertabrakan dikoridor sekolah...
*flasback
Daehwa High School,
20 November 2012
Saat itu aku berjalan menyusuri koridor sekolah, aku berencana akan ke balkon sekolah tapi tiba² seseorang berlari tak menentu arahnya dan akhirnya kami bertabrakan dan jatuh bersama²
"BRUKKK..."
"kau tdk apa²..baekhyun?" tanyanya kepadaku
"tdk aa..kenapa kau bisa tau namaku?"
tanyaku balik, aku bingung kenapa dia mengetahui namaku. Padahal kami belum bertemu sebelumnya..
"Ahaha kau ternyata sangat lucu.. Kitakan memakai Id Card diseragam sekolah"
ujarnya seraya ketawa memamerkan eyesmilenya yg indah
Aku tiba² teringat kata Chen-memegang dada-
"Dengan memandangnya dan merasakan, maka rasa itu akan tumbuh tanpa kau ketahui"
Apa yg kau pikirkan Baekhyun hah? Kau mungkin salah menilai, dia bukan orangnya.
"Baekhyun?"
tegurnya. Tanpa sadar aku terhanyut dalam lamuanku.
"hah? Apa!?"
dengan refleks aku terkejut dan bingung
"Ahaha kau sangat lucu daripada yg kukira"
"Hehe memang seperti apa sifatku yg kau pikirkan?"
"hm! Sombong, playboy, penyendiri. semua orang di sekolah menganggapmu begitu"
"Ah! Sebegitu terkenalnyakah aku?"
ucapku seraya nyengir gak jelas xD
"iya terkenal dengan sifat buruk"
dia bahkan menjulurkan lidahnya
"Mehh! Kau menghancurkan mood-ku..Choi.. Minji..." ujarku dengan wajah memelas
"You can call me.. Minji"
ucapnya seraya berdiri dan membungkuk 90° dihadapanku
"Ahh, senang bertemu denganmu Minji.."
*flasback end
Dari kejadian itulah kami semakin dekat. Kami selalu melakukan sesuatu bersama².. Dan pada akhirnya kami jatuh cinta. Entah rasa ini kapan datangnya, mungkin ucapan Chen ada benarnya dan kini Tuhan telah mengutukku.
Jadi begini rasanya mencintai seseorang? Hati berdebar saat memandangnya, merasakan setiap debaran ini mengalir-memegang dada- ini sungguh menyenangkan.
Tapi takdir berkata lain, kami tdk mungkin bersama selamanya.. Ada hal yg belum ku ketahui tentang Minji
Penyakitnya...
Dia selalu menyembunyikan penyakitnya, bagaimana pun caranya dengan berbagai alasan..
Dia berhasil, dia sangat pandai menyembunyikan sesuatu..
*flashback
Daehwa High School
3 Desember 2012
"Kau kenapa Minji?"
aku khawatir melihatnya. Dia sangat berkeringat, wajahnya juga pucat sangat pucat
"Ahh, tdk apa².. Mungkin aku kurang minum air, aku sering begini.. Jangan khawatir!"
ucapnya seraya memegang dadanya yg mungkin terasa sesak
"Benarkah? Bisakah aku percaya padamu?"
"Percayalah! Liat aku sekarang-tersenyum- aku bahkan bisa menari"
ujarnya sembari menari dihadapanku sesekali tertawa ria..
"Baiklah, aku percaya Minji"
*flashback end
Begitu bodohkah diriku? Mungkin begitu. Aku ingin kembali ke masa itu. Masa dimana aku bisa melihatnya tersenyum, tertawa, memeluknya, dan merasakan debaran itu lagi.
Aku mengetahui penyakitnya disaat ia pergi. Ini sungguh miris bukan?
Dia mengidap 'Serangan Jantung' penyakit mematikan dan sulit disembuhkan. Aku tdk menyangka dia punya penyakit seperti itu.
"Cinta tdk salah, tapi takdir yg salah. Seharusnya kita tdk bertemu pada saat itu, seharusnya kita tdk saling cinta pada saat itu. Aku mohon tinggalkan aku untuk saat ini dan selamanya.."
Kata² itu masih tersimpan diingatanku. Pada saat itu dia memutuskan hubungan kami tanpa sebab. Kami memang menjalani hubungan ini sangat rumit.
Tuhan benar² telah menguntukku. Chen, maafkan aku karna tdk percaya ucapanmu pada saat itu..
Kami menjalin hubungan selama 8 bulan. Itu rekor hubungan sangat lama yg pernah aku jalanin.
1 minggu setelah memutuskan hubungan itu, aku mendengar kabar dari keluarganya bahwa ia telah meninggal. Itukah alasannya dia meninggalkanku? Mungkin saja.
Kabar itu benar² menyakitkan, sangat menyakitkan.. Sampai sekarang aku masih bisa merasakannya..
"Happy Brithday Minji"
Kini aku telah berada didepan makam/kuburan Minji... Hari ini adalah hari lahirnya sekaligus hari jadian kami.
"Terima kasih telah mencintaiku selama ini dengan umurku yg sesingkat ini..
Maafkan aku telah menyusahkanmu selama ini..
Maafkan aku juga tdk bisa selamanya berada didekatmu..
Mungkin Tuhan lebih menginginkanku daripada kamu..
Hahaha
Aku pergi Baekhyun..
I Love You :* "
Begitulah isi surat terakhirnya yg diberikan kepadaku. Dia masih sempat bercanda disaat terakhirnya.
"Love you too Minji :'*.. Aku tdk akan melupakanmu.."
aku memandang batu nisan Minji, membayangkan wajahnya saat ia masih hidup..
"Aku pulang dulu Minji-tersenyum-"
Kulangkahkan kakiku menjauhi pemakaman Minji. Aku akan lebih sering mengunjungi makam Minji agar bisa mengurangi rasa rinduku padanya :')
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
Author Pov.
Daehwa High School
2 Desember 2014
"Baik, aku akan meramal nasibmu hari ini"
ujar Chen seraya berbalik ke bangku Baekhyun yg tepat dibelakangnya.
"Jangan bercanda Chen"
dengan cepat Baekhyun menjitak jidat Chen
"Aissss! Aku serius Baekhyun, atau kau masih meragukan keahlianku dalam bidang 'MAGIC' !!??"
ujarnya seraya mengelus jidatnya
"Baiklah, cepat!"
"Oke, kita mulai. Hmm! Aku dapat merasakan kehadiran Minji..hm.."
"Minji kan sudah tdk ada jangan bercanda Chen"
"Kalau orang ngomong jangan dipotong aduh-menjitak-"
Dengan cepat Baekhyun menepis tangan Chen
"tdk semudah itu.. lanjutkan!"
"Elah.. Kamu akan mendapatkan pengganti Minji.."
jelas Chen dan pada saat itu juga walikelas XII.A datang..
"Baiklah anak².. Kalian kedatangan murid baru.. Ayo masuk"
ujar walikelas XII.A dan mengajak murid baru itu masuk
"HAH ????"
serentak para siswa yg ada dalam kelas itu terkejut kecuali Baekhyun yg masih termenung memikirkan maksud ramalan Chen tadi..
"dia sangat miripp.. "
ujar Chen tak percaya..
"aku memang hebat"
ujarnya lagi membanggakan dirinya.
"Baekhyun! Coba kau lihat murid baru itu !!"
tegur Chen sembari menepuk pundak Baekhyun.
Dengan cepat Baekhyun mendongkak kepalanya..
"Minji ??"
"Maaf! Aku bukan Minji.. Namaku Kimi pindahan dari Tokyo High School, Jepang.."
ujar Kimi, murid baru itu.
"Mungkin pengganti Minji adalah Kimi Baekhyun!"
goda Yoona, teman sekelas Baekhyun.
"Mungkin saja.."
Baekhyun yg masih tak percaya, hanya melongo memerhatikan Kimi, kembaran Minji.. Sampai² Kimi tersipu malu diperhatikan oleh Baekhyun..
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar